Bakhil Yang Dipelihara.

Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan

persatuannews.com. Sesungguhnya bakhil adalah penyakit hati yang kronis dan berbahaya. Sifat bakhil yang diperturutkan akan mencelakan diri para pelakunya. Bakhil dalam bahasa Arab biasa disebut dengan assyuhha yang artinya bakhil, pelit, badangkik.

Allah ﷻ berfirman :

لَا يَحۡسَبَنَّ ٱلَّذِينَ يَبۡخَلُونَ بِمَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضۡلِهِۦ هُوَ خَيۡرٗا لَّهُمۖ بَلۡ هُوَ شَرّٞ لَّهُمۡۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِۦ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۗ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ

Artinya : Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.

Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (Qs. Ali Imran 3:180)

Sedang dalam istilah lain adalah bakhilnya seseorang terhadap harta dan segala kebaikan yang ada pada dirinya untuk orang lain. Sederhananya bakhil bisa diartikan dengan seseorang menahan hartanya untuk tidak dikeluarkan, atau enggan membantu orang yang sedang membutuhkannya.

Baca Juga :

  1. Gebyar Muharram 1447 H, Aksi Donasi Untuk Palestina, Warnai Pelantikan PD Persis Dairi
  2. Pimpinan Wilayah Persis Sumatera Utara Selenggarakan Rapat Koordinasi
  3. Gempabumi Tektonik M5,3 Di Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Tidak Berpotensi Tsunami

Firman Allah ﷻ :

زُيِّنَ لِلنَّا سِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَآءِ وَا لْبَـنِيْنَ وَا لْقَنَا طِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَا لْفِضَّةِ وَا لْخَـيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَا لْاَ نْعَا مِ وَا لْحَـرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَا عُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۚ وَا للّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰ بِ

Artinya : “Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”(QS. Ali ‘Imran 3: 14)

Sifat bakhil tidak hanya membawa kerugian namun merusak tatanan masyarakat di sekitarnya, karena menyebabkan banyak orang yang  tidak bisa menikmati hidup atau sengsara akibat sifat bakhilnya tersebut.

Sesungguhnya sifat bakhil muncul karena dua sebab, pertama dikarenakan sangat cinta duniawi, harta dikumpulkan sebanyak-banyaknya dan berupaya agar hartanya itu tetap ia miliki dan bakhil bersedeqah kepada orang pantas mendapatkannya. Kedua karena ambisius, merasa dengan harta semua bisa dibuat, ia tertipu dengan hidup yang mengikuti hawa nafsu.

Sabda Rasulullah ﷺ :

إِيَّاكُمْ وَالشُّحَّ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالشُّحِّ أَمَرَهُمْ بِالْبُخْلِ فَبَخَلُوا وَأَمَرَهُمْ بِالْقَطِيعَةِ فَقَطَعُوا وَأَمَرَهُمْ بِالْفُجُورِ فَفَجَرُوا

Artinya : “Hendaklah kalian jauhi sifat bakhil, maka sesungguhnya telah celaka orang-orang sebelum kalian dengan kebakhilan : memerintahkan kepada mereka dengan kebakhilan kemudian mereka bakhil, dan memerintahkan kepada merela untuk memutus silaturrahmi kemudian mereka putus, dan memerintahkan kepada mereka dengan perbuatan dosa kemudian ia melakukannya.” (HR. Abu Daud )

Meninggalkan sifat bakhil sangatlah dianjurkan dalam Islam sebagaimana Hadits Rasulullah ﷺ :

عنْ أبي بكرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قالَ: قالَ رسولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ خَبٌّ، وَلَا بَخِيلٌ، وَلَا سَيِّئُ الْمَلَكَةِ

Artinya : Dari Abu Bakar As Siddiq Rasulullah ﷺ bersabda “tidak akan masuk surga orang-orang yang menipu, kikir dan orang-orang yang buruk mengurusi miliknya”. (HR. Tirmizi)

Dengan ayat dan hadis di atas, kita bisa pahami bahwa Allah SWT sangat mencela orang-orang yang memiliki sifat bakhil, sehingga Allah pun tidak segan-segan untuk mengancam kepada orang yang memiliki sifat tersebut, yaitu harta yang mereka bakhilkan akan dikalungkan kelak di hari kiamat dan diancam untuk tidak masuk surga.

Sesungguhnya orang-orang yang telah diberi harta dan limpahan karunia oleh Allah SWT kemudian mereka bakhil, tidak mau mengeluarkan, zakat, infaq ataupun sedeqah kewajiban mengeluarkan sebagaian dari harta tersebut, sangat tercela.

Janganlah sekali-kali kebakhilan itu dianggap baik dan menguntungkan bagi mereka. Harta benda kekayaan akan tetap utuh dan tidak kurang bila dinafkahkan di jalan Allah bahkan akan bertambah dan diberkahi.

Namun kebakhilan itu adalah suatu hal yang buruk dan merugikan diri sendiri, karena harta yang tidak dinafkahkan itu akan dikalungkan di leher mereka kelak di hari kiamat sebagai azab dan siksaan yang amat berat.

Sabda Rasulullah ﷺ :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْقَبْرِ

Artinya : “Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari bakhil, aku berlindung kepada-Mu dari penakut, aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan ke usia yang terhina, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan siksa kubur.” (HR. Bukhari  6/35).

Berhati-hatilah terhadap penyakit bakhil, sifat bakhil jangan dipelihara, penyakit ini dapat membakar harta sehingga tidak bermanfaat sama sekali. Semoga Allah ﷻ mensejahterakan hidup kita, melapangkan dada kita untuk berzakat, bersedekah, berinfaq serta menjauhkan kita dari sifat bakhil.

  • Penulis : Tauhid Ichyar, Ka.Kantor Perwakilan LAZ PERSIS Sumatera Utara
  • Pemerhati Lingkungan Sosial Masyarakat