Jakarta-persatuannews.com. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta, seperti melalui pemantauan langsung untuk memastikan ketersediaan dan kesiapan logistik serta peralatan bagi warga terdampak.
“Upaya ini dilakukan melalui pemantauan langsung Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana pada Minggu (18/1) untuk memastikan ketersediaan dan kesiapan logistik serta peralatan bagi warga terdampak,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut, Abdul Muhari menjelaskan dalam kegiatan tersebut Deputi Andi Eviana didampingi BPBD Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan koordinasi operasional serta pengecekan kebutuhan warga guna memastikan kesesuaian data dengan kondisi lapangan dan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Kegiatan pemantauan dilaksanakan di Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Kemudian di Lapangan PT United Traktor, Deputi Andi Eviana meninjau penanganan delapan kepala keluarga yang meliputi 14 jiwa di dalamnya termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kesiapan logistik.
Baca juga :
- Sosialisasi 4 Pilar Bersama Guru, Senator M Nuh Tekankan Pentingnya Literasi dan Mitigasi Bencana di Sekolah
- PERSIS PEDULI Gerakkan Bantuan dan Penggalangan Dana Bencana Sumatera dan Aceh
- Persis Sumut Berbagi Sembago di beberapa Desa Terdampak Banjir
Selain itu, ujar Abdul Muhari melanjutkan, dilakukan pula pengecekan terhadap kondisi pengungsian, ketersediaan logistik, serta kesiapan peralatan pendukung bagi warga terdampak dan petugas di lokasi.
Menurut dia, seiring dengan kegiatan pemantauan, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik pengungsian dan permukiman terdampak. Di Lapangan PT United Traktor, 35 kepala keluarga dengan 130 jiwa di dalamnya menerima 35 paket bantuan logistik. Lalu di RT 15 RW 04, sebanyak 48 kepala keluarga yang mencakup 152 jiwa menerima 48 paket bantuan melalui koordinasi dengan aparat setempat.
“Total paket yang disalurkan mencapai 83 paket. Selain itu, BNPB juga menyalurkan tambahan 50 paket sembako untuk warga RT 12 RW 04 yang diserahkan melalui Ketua RW setempat,” ujar Abdul Muhari.
Usai pemantauan dan penyaluran bantuan, Deputi Andi Eviana mengikuti rapat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Posko Halim Perdanakusuma untuk memperkuat koordinasi lintas bidang dalam pengendalian curah hujan dan pengurangan risiko bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Diketahui, BNPB sebelumnya telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 12–17 Januari 2026 di Posko Halim Perdanakusuma. Selama periode tersebut, dilakukan 20 sorti penerbangan menggunakan 15.000 kg Natrium Klorida (NaCl) dan 5.000 kg Kalsium Oksida (CaO).
BPBD DKI Jakarta juga melaksanakan OMC menggunakan pesawat Casa TNI AU sejak 16 hingga 22 Januari 2026, dengan penerbangan operasional hingga pukul 17.00 WIB setiap hari, sebagai bagian dari sinergi lintas instansi.
Kemudian berdasarkan prakiraan cuaca, Jawa bagian barat pada 16–23 Januari 2026 umumnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 20–21 Januari 2026 di Banten bagian barat dan selatan, Jakarta Barat, serta Jawa Barat bagian barat.
Hujan sedang hingga lebat juga mungkin terjadi secara bervariasi di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Menindaklanjuti rekomendasi BMKG, BNPB akan kembali melaksanakan OMC pada 20–24 Januari 2026.
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026











