Medan-persatuannews.com.Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara pada Senin,(15/01/26) menggelar rapat perdana untuk periode kepengurusan 2025–2030. Rapat ini menjadi langkah awal dalam merumuskan arah kerja, fokus program, serta strategi penguatan peran informasi dan digitalisasi MUI Sumut ke depan.
Rapat perdana tersebut membahas sejumlah poin strategis yang akan menjadi dasar kerja Bidang Infokomdigi selama lima tahun ke depan. Salah satu fokus utama yang disepakati adalah pembagian peran dan konsentrasi kerja masing-masing tim, mulai dari pengelolaan berita website, konten media sosial, YouTube, TV, hingga kerja-kerja jurnalistik dan kliping. Seluruh publikasi dan distribusi informasi disepakati harus bersumber dari website resmi MUI Sumut sebagai rujukan utama.
Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi MUI Sumut, Dr. Akmaluddin, dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan tata kelola informasi yang terstruktur dan bertanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa Infokomdigi harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan aktivitas, program, dan pandangan MUI Sumut secara objektif, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Baca juga :
- Peristiwa Besar Isra’ Mi’raj
- PERSIS PEDULI Gerakkan Bantuan dan Penggalangan Dana Bencana Sumatera dan Aceh
- Persis Sumut Berbagi Sembago di beberapa Desa Terdampak Banjir
Menurutnya, pengelolaan informasi yang baik akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kepercayaan publik terhadap lembaga MUI. Selain penguatan internal, Bidang Infokomdigi MUI Sumut juga merencanakan langkah komunikasi eksternal dengan berbagai pihak. Upaya ini diarahkan pada penjajakan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU), baik dengan BUMN maupun perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Sumatera Utara.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan dakwah, edukasi, serta penguatan peran MUI di ruang publik melalui pemanfaatan media dan teknologi informasi. Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana digitalisasi perpustakaan MUI Sumut. Program ini dipandang penting sebagai bagian dari upaya penguatan literasi keislaman, dokumentasi kelembagaan, serta perluasan akses terhadap referensi keilmuan bagi ulama, akademisi, dan masyarakat umum.
Sekretaris Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi MUI Sumut, Abdul Aziz, S.T., menambahkan bahwa seluruh program yang dirancang perlu memiliki target yang jelas dan mekanisme evaluasi yang terukur. Ia menekankan pentingnya perencanaan kegiatan secara tahunan agar setiap program dapat dipantau perkembangan dan dampaknya secara berkelanjutan.
Sebagai agenda awal, rapat juga membahas rencana pelaksanaan kegiatan pertama Bidang Infokomdigi berupa Focus Group Discussion (FGD) dengan model rapat kerja skala kecil. Apabila mendapatkan persetujuan, FGD tersebut direncanakan menghadirkan KH. Muhammad Nuh, Anggota DPD RI, sebagai narasumber untuk membahas isu-isu strategis terkait informasi, komunikasi, dan digitalisasi dalam konteks keumatan.
Untuk menjaga efektivitas koordinasi, Bidang Infokomdigi MUI Sumut menyepakati pelaksanaan rapat rutin secara offline setiap bulan, yang akan dilengkapi dengan koordinasi secara online guna mempercepat komunikasi dan pengambilan keputusan. Rapat perdana ini menjadi fondasi awal bagi Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi MUI Provinsi Sumatera Utara dalam menjalankan peran strategisnya selama periode kepengurusan 2025–2030.
Pewarta: M Ashshidiqi
Editor: Adi Putra Nst
