Medan-persatuannews.com. Media dalam konteks zaman sekarang telah menjadi elemen yang tidak hanya sebagai penyaji informasi, tetapi juga sebagai kekuatan yang membentuk opini publik. Perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan, big data, dan otomatisasi telah mengubah lanskap media secara drastis.
Media kini hadir dalam berbagai platform digital yang interaktif dan mudah diakses. Teknologi digital memang banyak membawa kemudahan, tapi juga tantangan besar dalam menjaga moralitas dan etika. Kita perlu bijak dalam menggunakan teknologi agar tidak kehilangan jati diri
Saat roda kehidupan berputar begitu deras, dan kita hidup di zaman ketika jemari lebih cepat bergerak daripada nurani. Ketika notifikasi lebih ditunggu daripada panggilan sholat. Ketika gawai tertinggal kita lebih rusuh dari pada ketinggalan dompet dan lainnya.
Baca juga :
- PB ISMI Rayakan Milad ke 40, Serahkan Award Serta Peluncuran Website
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
- Bukit Barisan Institute Gelar FGD Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung
Era digital telah mengubah wajah dunia dengan cepat. Informasi mengalir deras, teknologi memudahkan kehidupan, waktu dan jarak menjadi singkat. Namun di balik kemudahan itu, ada satu harga sangat mahal yang sering kali kita tidak sadari; yaitu pelan tapi pasti kalau ini tidak disikapi dengan bijak moralitas mulai terkikis.
Media sosial (medsos) hari ini bukan sekedar alat komunikasi. Ia telah menjadi ruang pembentukan karakter, bahkan penentu nilai. Di titik kulminasi itulah seharusnya manusia belajar tentang kebenaran. Di tengah derasnya arus informasi yang sudah masuk ke bilik-bilik rumah, yang tidak bisa di bendung.
Tentunya momen Ramadhan Mubarak kita gunakan untuk muhasabah bagaimana gawai yang digenggaman untuk dapat menelaah, memperbanyak , membaca hal-hal yang bermanfaat. Membaca Alquran dan hadis melalui aplikasi yang tersedia.
Era digital tidak bisa dihentikan, teknologi akan terus berkembang. Namun dititik inilah manusia menentukan arah; apakah teknologi membimbing kita menuju cahaya, atau menyibukkan dan melalaikan tanpa kita sadari. Era digital menghadirkan berbagai tantangan , semoga Ramadhan kali ini membawa kemaslahatan kepada diri, keluarga dan masyarakat.
Penulis: Abdul Aziz
Sekretaris Bidang Infokom, Digitalisasi, MUI Sumut
