Pakpak Bharat-persatuannews.com. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-V Tingkat Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2026/1447 H sukses digelar pada Senin, 27 April 2026. Berlokasi di Balai Desa Kaban Tengah yang asri di tengah area perkebunan sawit, kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, dewan hakim, peserta, serta pendamping dari tujuh dusun.
Hadir mewakili Pemerintah Kecamatan, Sekretaris Camat STU Jehe Akhyar M. Siagian, S.Sos memberikan bimbingan dan arahan. Ia menegaskan urgensi pelaksanaan MTQ di tengah kondisi efisiensi anggaran. “Apa ciri orang yang dalam hatinya terdapat Al-Qur’an? Yaitu orang yang mentalnya selalu ingin memberi, bukan meminta, baik dalam keadaan senang maupun susah,” tegasnya.
Baca juga :
- Transformasi Gerakan Jam’iyah: Sebuah Keniscayaan
- PB ISMI Rayakan Milad ke 40, Serahkan Award Serta Peluncuran Website
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
- Bukit Barisan Institute Gelar FGD Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung
Sekcam juga menguraikan keutamaan Al-Qur’an yang akan memberi pertolongan di tiga tempat: pertama, di dunia dengan menghadirkan sakinah di hati pembacanya; kedua, di alam kubur dengan menjauhkan dari azab; dan ketiga, di akhirat sebagai pemberi syafaat.
Kepala Desa Kaban Tengah, Nihan Berasa, menyampaikan bahwa MTQ tahun ini mengusung tema “Menuju generasi muda yang Qur’ani, berakhlak baik dan mulia untuk membangun ketaatan hakiki kepada Allah dan Rasul-Nya menuju Desa Kaban Tengah Berkah.” Ia mengungkapkan, MTQ desa ini telah konsisten digelar sejak lima tahun lalu. “Bedanya, MTQ tahun ini tidak semeriah tahun sebelumnya karena efisiensi anggaran. Namun kami berharap para pemenang tingkat desa nantinya dapat menjadi utusan Desa Kaban Tengah pada MTQ tingkat Kecamatan STU Jehe,” ujarnya.

Ketua Panitia, Pinayungan, dalam laporannya menjelaskan bahwa lomba mempertandingkan dua kategori: 1) Tartil dan Tilawah tingkat Anak-anak, serta 2) Tilawah tingkat Remaja. Demi efektivitas, arena lomba dibagi dua. Peserta Tartil Anak-anak putra-putri tampil di ruang Kantor Kepala Desa, sedangkan Tilawah Remaja putra-putri digelar di arena utama Aula Kantor Desa Kaban Tengah.
Pantauan di lapangan, suasana perkantoran desa tampak asri, dikelilingi hamparan perkebunan sawit dan kebun milik warga. Mayoritas masyarakat Desa Kaban Tengah memang berprofesi sebagai petani/pekebun.
Acara berlangsung singkat, mulai pukul 10.00 WIB dan berakhir sebelum zuhur. Guyuran hujan di sekitar arena serta keterbatasan jumlah peserta akibat efisiensi anggaran membuat rangkaian kegiatan lebih cepat rampung dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dalam amanat penutup, Kades Nihan Berasa menegaskan komitmen keberlanjutan MTQ. “Sebagai desa yang mayoritas warganya muslim, sudah selayaknya kegiatan MTQ ini tetap kita laksanakan pada tahun-tahun yang akan datang,” pesannya. Acara ditutup dengan penyerahan trofi, uang pembinaan bagi peserta berprestasi, dan sesi foto bersama.
Pewarta: Wahyudin
Editor: Abdul Aziz









