Sambut Muharram 1448 H, YSBU Al-Insani Luncurkan Panti Jompo Pertama di Pakpak Bharat

“Banyak lansia tidak memiliki keluarga atau terlantar. Rumah Bina Lansia hadir sebagai solusi pelayanan sosial, pembinaan mental spiritual, serta perawatan kesehatan agar mereka dapat menjalani masa tua dengan tenang, sehat, dan bermartabat,” ujar Ustadz Masril.

Pakpak Bharat-persatuannews.com. Menyambut tahun baru Islam 1448 Hijriah, Yayasan Sibande Berkemajuan Umat (YSBU) Al-Insani meresmikan Rumah Bina Lansia dan Panti Jompo di Dusun Sibande, Desa Tanjung Meriah, Kecamatan STTU Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Selasa 16 Juni 2026.

Peresmian dirangkai dengan Gebyar Muharram 1448 H dan digelar di Jalan Raya Sidikalang–Subulussalam. Acara dimulai pukul 10.00 WIB, dipandu Irwan Berutu sebagai protokol, serta dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qari Penghulu KUA STTU Jehe, Al-Ustadz Rois Harahap, S.H.

Jawab Lonjakan Lansia Terlantar
Perwakilan pendiri YSBU, Ustadz Masril Berutu, S.Ag., menegaskan kehadiran panti jompo ini merespons meningkatnya jumlah lansia yang terlantar dan membutuhkan pendampingan khusus.

Ka KUA Siempat Rube sekaligus Ketua PD Muhammadiyah Pakpak Bharat, Syawaludin Pasi, S.Pd.I., memberikan sambutan mewakili Kepala Ka. Kemenag.

“Banyak lansia tidak memiliki keluarga atau terlantar. Rumah Bina Lansia hadir sebagai solusi pelayanan sosial, pembinaan mental spiritual, serta perawatan kesehatan agar mereka dapat menjalani masa tua dengan tenang, sehat, dan bermartabat,” ujar Ustadz Masril.

Dukungan Pemdes, Ormas, dan Forkopimca
Langkah YSBU Al-Insani mendapat dukungan penuh dari Sukut Nitalun Marga Berutu Sibande dan Pemerintah Desa Tanjung Meriah. Sekretaris Desa, Rahwadi Padang, menyampaikan apresiasi atas berdirinya fasilitas sosial tersebut.

Dukungan juga mengalir dari Ormas Islam: PERSIS, Muhammadiyah, Aisyiyah, BKMT Pakpak Bharat dan STTU Jehe, LASQI, serta Fahmi UMMI. Mewakili Ormas Islam dan Foshil BKM, Wahyudin, S.Pd.I., M.Pd., mengutip QS. Al-Ma’un ayat 1–3 tentang perintah menyantuni yatim dan miskin. Ketua Foshil BKM, Muhammad Soleh, turut menyerahkan bantuan dana Rp500.000 untuk menyukseskan acara.

Baca juga :

  1. Pesan KH Jeje Zaenudin di Muktamar XIV: Saatnya Pemuda PERSIS Tampil di Panggung Peradaban Dunia
  2. Transformasi Gerakan Jam’iyah: Sebuah Keniscayaan
  3. Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
  4. Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis

Unsur Forkopimca hadir langsung: Camat STTU Jehe Mike Basakara Ujung, S.TP., M.AP., Danramil Sukaramai Kapten Muhammad Taufik, serta perwakilan Polsek Sukaramai Dian Lesmana.

Kepala KUA Siempat Rube sekaligus Ketua PD Muhammadiyah Pakpak Bharat, Syawaludin Pasi, S.Pd.I., mewakili Kepala Kantor Kemenag. “Pergantian tahun adalah momen refleksi dan muhasabah. Kita harus melangkah lebih baik di masa depan,” katanya. Syawaludin juga menyerahkan bantuan 20 zak semen dari UPZ Kementerian Agama.

Hijrah Pemikiran di Era Modern
Kemeriahan acara diwarnai lantunan qasidah dari artis lokal serta tradisi lelang makanan khas Pakpak sebagai wujud gotong royong hadirin.

Acara ditutup tausyiyah Ketua YSBU Al-Insani, Al-Ustadz H. Muhammad Iskandar, Lc. Yayasan yang berdiri sejak 6 Agustus 2024 ini menegaskan esensi hijrah di era modern.

“Hijrah saat ini bukan sekadar berpindah tempat, melainkan hijrah pemikiran sebagai jawaban atas kemajuan dan tantangan zaman,” pungkas Ustadz Iskandar.

Pewarta: AR.W Tumangger
Editor: Abdul Aziz