Medan-persatuannews.com. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan potensi cuaca ekstrem yang mengancam sejumlah wilayah, khususnya daerah tujuan wisata, kawasan padat penduduk, serta jalur transportasi utama.
Firman Allah ﷻ:
هُوَ الَّذِيْ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنْشِئُ السَّحَا بَ الثِّقَا لَ
Artinya : “Dialah yang memperlihatkan petir kepadamu, yang menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menjadikan mendung.” (QS.Ar-Ra’d 13:12)
Pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seiring dengan peningkatan potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.
“Beberapa faktor utama yang berperan pada dinamika cuaca periode ini antara lain Siklon Tropis FUNG-WONG, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuator yang diprediksi masih aktif di wilayah Indonesia hingga pertengahan November 2025,” kata Guswanto di Jakarta, Senin (10/11).
Siklon Tropis FUNG-WONG, yang saat ini berada di Laut Filipina Timur dan bergerak ke arah Barat laut menuju Luzon, memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan pertumbuhan awan hujan dan kecepatan angin (>25 knot) di wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua bagian Utara.
Firman Allah ﷻ :
وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Artinya, “Dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS.Al Baqarah 2:164).
Baca juga :
- Tinjau Kantor Sekretariat Prof Bahdin Tegaskan Komitmen Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Segala Bencana
- Menelisik Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Timah.
- PW. Persatuan Islam (PERSIS) Sumut Kecam Aksi Penganiayaan Seorang Pemuda Hingga Tewas di Masjid Agung Sibolga
Sungguh, kombinasi aktivitas MJO fase 5 (Maritime Continent) dengan gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin turut meningkatkan pembentukan awan konvektif di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur selama sepekan ke depan.
Terbentuknya awan konvektif menghadirkan petir. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir.
Kekuatan petir, mengandung listrik sangat besar, dengan arus rata-rata sekitar 20.000 ampere, meskipun angka ini dapat bervariasi tergantung ukuran petir. Kilat bergerak dengan sangat cepat yakni 150.000 km/detik atau setara dengan setengah kecepatan cahaya dan 100.000 kali lebih cepat daripada suara.
Firman Allah ﷻ :
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَيُحْيٖ بِهِ الْاَ رْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
Artinya : “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.” (QS. Ar-Rum 30: 24)
Sesungguhnya angin dan petir merupakan ciptaan Allah ﷻ dan berada di bawah kekuasaan-Nya. Dia menciptakan, memiliki, mengatur, dan menguasai alam semesta ini.
Angin, keberlangsungan, keberadaan serta pergerakan angin diatur Allah ﷻ sebagaimana yang Dia kehendaki. Angin bertiup mengikuti perintah-Nya dan setelah mendapatkan izin dari-Nya, ia bergerak kemana perintah itu diberikan.
Sabda Rasulullah ﷺ :
اَلرِّيْحُ مِنْ رُوْحِ اللهِ تَأَتَي بِالرَّحْمَةِ وَالْعَذاَبِ فَلاَ تَسُبُّوهَا وَلَكِنْ سَلُوا اللهَ مِنْ خَيْرِهَا وَتَعَوَّذُوا بِاللهِ مِنْ شَرِّهَا
Artinya : “Angin itu termasuk ruh (makhluk) Allah yang dapat mendatangkan rahmat dan siksa, maka janganlah kamu mencelanya, tetapi mohonlah kebaikannya kepada Allah dan berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya”. (HR. Abu Dawud 5097)
Sungguh berdasarkan analisis diatas, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mewaspadai perubahan cuaca mendadak seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Hindari beraktivitas di ruang terbuka saat hujan petir, serta menjauhi pohon besar dan bangunan rapuh.
Sesungguhnya manusia hanya dapat merencanakan namun Allah yang menentukan. Manusia hanya memiliki kuasa untuk berikhtiar melepaskan diri dari berbagai musibah, namun takdir sepenuhnya ada pada Allah ﷻ.
- Penulis : Tauhid Ichyar.
- Pengurus PW Persis Sumatera Utara.











