Komunikasi Kekinian: Jaga Hubungan di Era Digital

Komunikasi efektif di era digital memerlukan kejelasan, kecepatan, dan etika guna menghindari miskomunikasi. Gunakan media sosial dengan bijak, dan beretika.

Medan-persatuannews.com. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau informasi dari satu pihak kepada pihak lainnya sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami dan dimengerti. Di era digital yang berkembang sangat pesat, komunikasi jadi lebih cepat dan luas, menembus ruang dan waktu. Komunikasi pada tataran praksis, berusia seumur manusia.

Komunikasi efektif di era digital memerlukan kejelasan, kecepatan, dan etika guna menghindari miskomunikasi. Gunakan media sosial dengan bijak, dan beretika.

Menurut Dale Carnegie dalam bukunya “How to Win Friends and Influence People” ia mengajarkan cara efektif berinteraksi dengan orang lain untuk membangun hubungan yang harmonis, terlebih kala bersentuhan dengan teknologi digital.

Saat ini kita berada di era Industri 4.0, fokus digitalisasi dan integrasi teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan AI, dan big data untuk menciptakan sistem yang lebih canggih. Perlu kita pahami bersama bahwa, Digitalisasi adalah mengubah proses manual menjadi digital guna meningkatkan efisiensi dan akurasi.

Namun, perlu diingat bahwa era ini memiliki tantangan seperti kesenjangan, dan kebutuhan akan ketrampilan digital yang lebih tinggi, penting untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan menghadapi perubahan di era digital ini.

Komunikasi dalam konteks Islam dan Dakwah.

Komunikasi merupakan salah satu aktivitas untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani manusia. Hampir seluruh aktivitas manusia diwarnai oleh kegiatan komunikasi. Seorang muslim, selain berkomunikasi dengan dengan sesama manusia, juga berkomunikasi dengan Sang Khalik. Komunikasi bisa dilakukan satu arah (one way communication) maupun dua arah (two way communication).

Abdul Aziz, Tauhid Ichyar dan A.Taufik Lubis

Pada dasarnya manusia menggunakan waktunya sehari-hari pada empat tempat, di rumah, di rumah ibadah (masjid) di saat beribadah, bersama keluarga , di tempat kerja, dan di tengah-tengah masyarakat.

Islam sebagai agama syumul dan kaffah, banyak berbicara tentang hal-hal yang berkaitan dengan prinsip dan etika berkomunikasi. Al-Qur’an dan hadis memandu umat Islam dalam berkomunikasi. Hal ini dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW, menghargai nilai, akhlak, marwah dan martabat kemanusiaan. Berkomunikasi sekaligus berdakwah banyak cara atau media yang dapat digunakan.

Baca juga :

  1. Peristiwa Besar Isra’ Mi’raj
  2. PERSIS PEDULI Gerakkan Bantuan dan Penggalangan Dana Bencana Sumatera dan Aceh
  3. Persis Sumut Berbagi Sembago di beberapa Desa Terdampak Banjir

Pertama; dakwah bil lisan, yaitu berkomunikasi atau berdakwah dengan kata-kata, nasehat dan sejenisnya. Kedua; dakwah bil kitabah yakni melalui tulisan berisi pesan-pesan kebaikan. Ketiga; dakwah bil hal yaitu, menjadi sosok teladan yang paripurna.(Prof.Dr. Abdullah, M.Si)

Seni menjaga hubungan antar sesama di era digital agar tetap erat, gunakan media sosial dengan bijak, berkata baik dan jangan lupa balas pesan, sesekali vidio call, pastilah komunikasi yang efektif membuat hubungan lebih harmonis.

Penulis: Abdul Aziz
Sekretaris Bidang Informasi Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) MUI Sumatera Utara.

Persatuan News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *