Medan-persatuannews.com.Tantangan “ekonomi syariah di Indonesia besar wacananya, kecil dampaknya” merupakan kritik konstruktif yang perlu dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika. Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pengembangan ekonomi syariah harus benar-benar menyentuh masyarakat, terutama di tingkat akar rumput, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh umat.
Dalam menjawab tantangan tersebut, Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Umat (LPEU) MUI Sumatera Utara mengambil peran strategis sebagai motor penggerak implementasi ekonomi syariah yang lebih aplikatif dan berdampak. Sebagai bukti konkret, LPEU MUI Sumatera Utara telah menjalin beberapa Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Mitra SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG, berbagai pelaku UMKM, serta Koperasi berbasis Syariah di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, “ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Umat (LPEU) MUI Sumatera Utara, Dr. Indra Utama, SE, M. Si didampingi Wakil Ketua La ode Karsid Phd, Senin (2/2/2026).
Baca juga :
- Peristiwa Besar Isra’ Mi’raj
- PERSIS PEDULI Gerakkan Bantuan dan Penggalangan Dana Bencana Sumatera dan Aceh
- Persis Sumut Berbagi Sembago di beberapa Desa Terdampak Banjir
Kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi umat melalui pendampingan usaha, peningkatan literasi keuangan syariah, fasilitasi akses pembiayaan, penguatan manajemen koperasi syariah, serta perluasan jejaring pasar bagi UMKM. Koperasi berbasis Syariah, sebagai salah satu pilar ekonomi umat, juga didorong untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi lokal yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip syariah.
Melalui sinergi dengan Perguruan Tinggi, Pesantren, Kadin, Basnaz, Yayasan Pengelola Dapur MBG, UMKM, dan Koperasi berbasis Syariah, LPEU MUI Sumatera Utara berupaya memastikan bahwa ekonomi syariah tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi umat.
Langkah-langkah ini menegaskan bahwa ekonomi syariah di Sumatera Utara terus bergerak dari wacana menuju aksi nyata berkontribusi pada pemerataan kesejahteraan, penguatan ekonomi berbasis komunitas, dan pembangunan ekonomi yang berkeadilan sesuai nilai-nilai syariah.tutur.Indra Utama.
- Pewarta: M Ashshidiqqi
- Editor: Adi Putra Nst











