Pakpak Bharat-persatuannews.com. Walau Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia telah berlalu dibulan November yang lalu pada tanggal 28, namun PW Persistri Sumut pada Ahad (15/2/’26) usai pelantikan PD Persistri Pakpak Bharat yang diketuai Dani Tilendung, S.Pd.I, M.Pd. Hari ini menjadi momen penting untuk Tokoh Masyarakat, guru-guru, para santri menanam pohon di Ponpes As-Syahadah.
Penanaman pohon ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlunya menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan menanam pohon. Kita jadikan Ponpes As-Syahadah ini sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan asri yang lebih hijau dan berkelanjutan untuk kita dan generasi kita.
Ponpes As-Syahadah yang hijau ini memiliki tanaman keras diatas tanah berkontur berbukit-bukit, beberapa tanaman keras yang memiliki masa hidup panjang, berumur tahunan, dan batangnya berkambium meliputi pohon jati, mahoni, trembesi, durian serta tanaman karet.
Menanam pohon merupakan upaya penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, namun, upaya ini tidaklah mudah dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak.
Hal lain, menanam pohon memiliki kontribusi yang penting dalam menjaga alam bagi generasi mendatang. Anak-anak Ponpes As-Syahada telah terdidik sejak Diniyah, Tsanawiyah hingga Diniyah Formal Ulya setingkat MA untuk bertanam pohon, merawat dan menikmati buahnya seperti pohon rambutan, kelengkeng atau durian.
Baca juga :
- PB ISMI Rayakan Milad ke 40, Serahkan Award Serta Peluncuran Website
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
- Bukit Barisan Institute Gelar FGD Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung
Dalam wawancara dengan Mudir ‘Aam Ponpes, Ust. Wahyudin, S.Pd.I, MPd, “menanam dan merawat pohon tak semua orang mau melakukannya, namun bila ingin belajar semua orang pasti bisa”, ujarnya. Ia mengajak semua orang untuk bergabung dan ikut serta dalam upaya menanam dan merawat pohon.
Menurut Yusniara Abdullah Wakil Ketua 1 Pimpinan Wilayah Persistri Sumut yang didampingi Amalia Ketua Bidgar Lingkungan Hidup, “menanam pohon adalah salah satu upaya nyata untuk menciptakan lingkungan yang hijau. Kami memang terlambat mempringati Hari Menanam Pohon, namun tidak ada kata terlambat untuk menanam pohon, kebaikan untuk anak cucu kita”, ujarnya.
“Ayo mari kita bersama mulai menanam pohon sebagai kesempatan dalam membangun lingkungan hijau, bagi masa depan yang lestari dan berkelanjutan,” sebut Amalia dalam kesempatan menanam pohon sore itu.
Pohon sangat penting bagi lingkungan kita. Pohon tidak hanya memberikan oksigen yang kita butuhkan untuk bernapas, tetapi akar mereka juga membantu menahan tanah dan mencegah erosi. Pohon dapat berperan sebagai penahan air hujan, mengurangi risiko banjir, dan membersihkan udara dari polutan.
Bersama kita jaga kelestarian pohon untuk menjaga keseimbangan ekosistem yang diperlukan oleh semua makhluk di bumi ini. Menanam pohon memiliki banyak manfaat, antara lain membantu mengurangi efek rumah kaca dan dampak perubahan iklim.
Mari kita tanam pohon bersama-sama dan menanamkan benih kebaikan yang akan memberikan harapan untuk generasi mendatang. Satu pohon dapat membuat perubahan besar, mari kita bertindak sekarang untuk masa depan yang lebih baik.
- Pewarta : M. Asshiddiqy
- Editor : Adi Syahputra Nst
