Medan-persatuannews.com. Ramadhan terdapat banyak momen istimewa yang sangat sayang untuk dilewatkan. Salah satu waktu istimewa dalam ramadhan ada di waktu sahur. Momen beberapa menit menjelang adzan subuh tersebut merupakan golden time yang penuh dengan keberkahan.
Al-Qur’an bahkan menggambarkan istimewanya waktu sahur agar kita bisa memanfaatkan waktu sahur untuk beristighfar.
Imam Nawawi mengatakan,
وفيه تنبيه على أن آخر الليل للصلاة والدعاء والاستغفار وغيرها من الطاعات أفضل من أوله
Dalam hadis ini terdapat pelajaran bahwa waktu akhir malam lebih afdhal digunakan untuk shalat, berdoa, beristighfar, dan melakukan ketaatan lainnya, dari pada waktu awal malam. (Syarh Shahih Muslim, 6/38).
Amalan pertama yang dilakukan adalah makan sahur. Sahur adalah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits beliau bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.”
(HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga :
- PB ISMI Rayakan Milad ke 40, Serahkan Award Serta Peluncuran Website
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
- Bukit Barisan Institute Gelar FGD Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung
Makan sahur tidak hanya persiapan fisik untuk menjalani puasa, tetapi karena kita juga mengharap pahala karena mengikuti sunnah Nabi. Bahkan dalam riwayat lain disebutkan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.
Amalan kedua adalah memperbanyak istighfar. Waktu sahur adalah waktu terbaik untuk memohon ampunan kepada Allah.
Ibnu Katsir mengatakan:
دل على فضيلة الاستغفار وقت الأسحار. وقد قيل: إن يعقوب، عليه السلام، لما قال لبنيه: {سَوْفَ أَسْتَغْفِرُ لَكُمْ رَبِّي} [يوسف:98 ] أنه أخرهم إلى وقت السحر
Ayat ini menunjukkan keutamaan memperbanyak istighfar di waktu sahur.
Diriwayatkan, bahwa Nabi Ya’qub ‘Alaihissalam menasehati anaknya:
“Saya akan memohonkan ampun kepada Rabbku untuk kalian.” (QS. Yusuf: 98)
Istighfar di waktu sahur mencerminkan penghambaan kita dihadapan Nya, sebagai seorang hamba yang sadar akan kekurangan dan berharap ampunan dari Rabb-nya.
Dan amalan yang ketiga adalah memperbanyak do’a. Menjelang Subuh adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku beri, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Allah sepertinya memberi sesi terbaik untuk memanjatkan do’a-do’a, penuh dengan harapan dan kekhusyukan di waktu yang sunyi pada waktu sahur.
Karenanya, jangan biarkan waktu sahur berlalu hanya sebagai rutinitas makan sebelum puasa. Jadikan beberapa menit menjelang Subuh tersebut sebagai golden time penuh dengan limpahan keberkahan: makan sahur untuk menjalankan sunnah, memperbanyak istighfar untuk memohon ampunan-Nya, serta memanjatkan do’a-do’a di waktu terbaik untuk diijabah.
- Penulis : Andi Pranata
- Ketua DPD PKS Sumatera Utara








