Medan-persatuannews.com. Beberapa menit pertama pasca-kecelakaan kerap menjadi penentu hidup-mati korban sebelum tim medis tiba. Menyadari urgensi itu, First Aid Indonesia (FAI) Sumatera Utara menegaskan bahwa pelatihan Pertolongan Pertama bukan sekadar formalitas pemenuhan program, melainkan investasi keselamatan sekaligus mitigasi risiko hukum bagi institusi.
Ketua FAI Sumatera Utara, M. Hendra Ramli, S.T., CI., menjelaskan kemampuan first aid yang benar dapat mencegah perburukan kondisi korban dan memperbesar peluang selamat. “Peningkatan kapasitas masyarakat dalam pertolongan pertama adalah upaya membangun budaya keselamatan. Tapi yang krusial, pelatihannya harus benar: kurikulum sesuai standar dan dibimbing instruktur kompeten,” tegasnya.
Baca juga :
- Pesan KH Jeje Zaenudin di Muktamar XIV: Saatnya Pemuda PERSIS Tampil di Panggung Peradaban Dunia
- Transformasi Gerakan Jam’iyah: Sebuah Keniscayaan
- Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
Hendra mengingatkan, penyelenggaraan P3K di tempat kerja merupakan amanat UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Permenakertrans No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang P3K di Tempat Kerja. Karenanya, kualitas pelatihan harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, BUMN, swasta, kampus, hingga ormas.
“Status lembaga atau profesi tidak otomatis menjadikan seseorang kompeten sebagai instruktur first aid. Kompetensi harus dibuktikan lewat pendidikan, pelatihan, pengalaman, dan sertifikasi yang relevan,” tambah Hendra.
Lebih jauh, FAI Sumut menyoroti aspek perlindungan hukum. Pelatihan berkualitas adalah bagian dari mitigasi risiko institusi. Sebab, kelalaian yang mengakibatkan luka berat atau kematian dapat berujung pada pertanggungjawaban hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk itu, FAI Sumut mengajak seluruh instansi pemerintah, Pemda, BUMN, BUMD, perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, yayasan, dan organisasi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang pertolongan pertama melalui pelatihan yang akuntabel.
“Melindungi masyarakat adalah tujuan utamanya. Melindungi institusi adalah manfaat ikutannya. Keduanya dimulai dari pelatihan First Aid yang berkualitas,” tutup Hendra.
Tentang FAI Sumatera Utara
FAI Sumatera Utara merupakan lembaga edukasi dan pelatihan Pertolongan Pertama, kesiapsiagaan darurat, dan peningkatan kapasitas masyarakat. FAI Sumut aktif berkolaborasi dengan instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan guna membangun budaya keselamatan dan kepedulian.
Kontak Media:
FAI Sumatera Utara
WhatsApp: 0812-6314-6678
Email: [email protected]
Alamat: Jl. A.H. Nasution No.100, Medan 20143, Sumatera Utara
FAI SUMUT
Melatih untuk Mampu Menyelamatkan Diri, Keluarga, dan Orang Sekitar dengan Izin Allah.
Pewarta: M.Ash-Shiddiqy
Editor: Abdul Aziz









![Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia [PB ISMI] kembali menggelar kegiatan sosial keagamaan](https://persatuannews.com/wp-content/uploads/2026/05/Pengurus-Besar-Ikatan-Sarjana-Melayu-Indonesia-PB-ISMI-kembali-menggelar-kegiatan-sosial-keagamaan-300x178.webp)

