Medan-persatuannews.com. Gen adalah unit pewarisan sifat yang tersimpan dalam DNA (Deoxyribonucleic Acid). Gen mengandung informasi biologis yang menentukan berbagai karakteristik manusia, seperti warna kulit, warna mata, tinggi badan, bentuk wajah, hingga sebagian kerentanan terhadap penyakit.
Allah ﷻ berfirman:
هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا۟ شُيُوخًا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوٓا۟ أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Artinya: Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa),
kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (QS Ghafir 40 : 67)
DNA tersimpan di dalam kromosom yang berada di hampir setiap sel tubuh manusia. Menurut ilmu biologi modern, manusia memiliki sekitar 20.000–25.000 gen yang tersusun dalam 23 pasang kromosom.
Baca juga :
- Pesan KH Jeje Zaenudin di Muktamar XIV: Saatnya Pemuda PERSIS Tampil di Panggung Peradaban Dunia
- Transformasi Gerakan Jam’iyah: Sebuah Keniscayaan
- Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
Ketika sperma ayah bertemu dengan sel telur ibu, terbentuklah satu sel pertama yang membawa kombinasi Gen dari keduanya. Dari satu sel yang sangat kecil itu kemudian berkembang menjadi manusia yang memiliki jantung, otak, mata, tulang, darah, dan miliaran sel yang bekerja secara teratur.
Allah ﷻ berfirman:
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ نُطْفَةٍ
Artinya : “Dia telah menciptakan manusia dari setetes mani.”(QS. An-Nahl 16:4)
Pada setetes mani yang tampak sederhana itu, Allah ﷻ menetapkan informasi genetik yang luar biasa rumit dan teratur.
Sungguh, setiap manusia memiliki kombinasi Gen yang unik, walaupun kembar indentik. Karena itu, wajah, sidik jari, suara, dan banyak karakteristik lainnya berbeda antara satu orang dan yang lain. Allah ﷻ menciptakan manusia dengan keunikan masing-masing.
Allah ﷻ berfirman:
وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ
Artinya : “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah penciptaan langit dan bumi dan perbedaan bahasa-bahasamu dan warna kulitmu.” (QS. Ar-Rum 30:22)
Menjadi i’tibar bagi manusia, bahwa struktur Gen manusia diciptakan dengan sangat teliti, hal ini menunjukkan kesempurnaan perencanaan Allah ﷻ atas segala ciptaan-Nya, tidak ada terbentuk secara kebetulan, semua terbentuk secara sistematis.
Sungguh ketika seorang manusia menjadi sombong sebenarnya ia lupa diri, bahwa ia berasal dari satu sel yang sangat kecil. Gen mengingatkan bahwa ilmu manusia terbatas, meskipun teknologi telah mampu membaca DNA, manusia tetap belum mampu menciptakan kehidupan sebagaimana Allah ﷻ.

Sesungguhnya Gen manusia adalah “kitab biologis” yang Allah letakkan di dalam setiap sel tubuh manusia. Melalui Gen, Allah ﷻ mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan pewarisan sifat dari generasi ke generasi.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَاءُ الرَّجُلِ أَبْيَضُ وَمَاءُ الْمَرْأَةِ أَصْفَرُ، فَإِذَا اجْتَمَعَا فَعَلَا مَنِيُّ الرَّجُلِ مَنِيَّ الْمَرْأَةِ أَذْكَرَا بِإِذْنِ اللَّهِ، وَإِذَا عَلَا مَنِيُّ الْمَرْأَةِ مَنِيَّ الرَّجُلِ آنَثَا بِإِذْنِ اللَّهِ
Artinya : “Air (mani) laki-laki berwarna putih dan air (mani) perempuan berwarna kekuningan. Apabila keduanya bertemu, lalu air laki-laki lebih dominan maka lahirlah anak laki-laki dengan izin Allah, dan apabila air perempuan lebih dominan maka lahirlah anak perempuan dengan izin Allah.” (HR. Imam Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa kedua orang tua sama-sama berkontribusi dalam pembentukan anak, sesuatu yang sejalan dengan pengetahuan modern bahwa materi genetik berasal dari ayah dan ibu.
Allah ﷻ berfirman:
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَ ۗ فَتَبٰـرَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخٰلِقِيْنَ
Artinya : “Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.” (QS. Al-Mu’minun 23: 14)
Sesungguhnya sebagaimana darah yang mengalir menjadi tanda kehidupan, maka Gen yang tersimpan di dalam setiap sel adalah tanda ke Agungan serta ke Kuasaan Allah ﷻ Yang Maha Besar dalam menciptakan manusia dengan akurasi dan ketelitian yang sangat presisi.
- Penulis: Tauhid Ichyar, Ka.Kantor Perwakilan Laz Persis Sumut
- Anggota Komisi Sosial dan Penanggulangan Bencana MUI Sumatera Utara.











