Warung Wak Dollah : “Kehadiran senjata Nuklir”

Asal-usul fisika nuklir itu berawal dari ditemukannya radioaktivitas oleh Henri Becquerel dan pasangan Marie & Pierre Curie di akhir abad ke-19. Lalu fisikawan jenius Albert Einstein lewat rumus terkenalnya, hukum relativitas, membuktikan kalau massa kecil bisa diubah jadi energi yang sangat luar biasa raksasa

MEDAN-persatuannews.com. Riuh cerita Nuklir dan Rudal di Warung Wak Dollah. Sore itu, aroma kopi hitam dan gorengan hangat Mbak Lastri menyeruak di Warung Wak Dollah. Seperti biasa, warung kopi ini bukan sekadar tempat mengopi, melainkan “Markas PBB Jalur Pasar tiga Tanjungsari”.

Pak Dermawan duduk bersandar sambil melipat koran, sementara Dadang, Arie, dan Narto sibuk membolak-balik HP melihat berita terkini. “Waduh, tengok ini! Perang AS, Israel, sama Iran makin panas aja!” cerocos Dadang sambil menyeruput teh manisnya.

“Senjatanya ngeri-ngeri kali pulak itu. Ada rudal hipersonik, laser pencegat, sampai drone siluman!”. Pak Dollah yang sedang meletakkan cangkir kopi Pak Dermawan menimpal, “Halah, Dang… mau tercanggih apa pun senjatanya, tetap aja yang paling berbahaya itu kalau Mbak Lastri udah pegang centong nasi pas lu belum bayar utang!””Hussh!

“Wak Dollah ni, nyenggol-nyenggol Lastri terus!” sahut Mbak Lastri dari balik steling gorengan sambil tersenyum malu. “Tapi bener lho, Pak Dermawan… Lastri denger-denger perang sekarang pakai senjata nuklir. Senjata canggih itu sebetulnya siapa sih yang nemuin pertama kali?”. Pak Dermawan mengelus janggutnya, membetulkan letak kacamatanya dengan gaya khas cendekiawan kampung.

“Nah, pertanyaan bagus, Mbak Lastri,” ujar Pak Dermawan tenang. “Gini cerita ringkasnya. Asal-usul fisika nuklir itu berawal dari ditemukannya radioaktivitas oleh Henri Becquerel dan pasangan Marie & Pierre Curie di akhir abad ke-19. Lalu fisikawan jenius Albert Einstein lewat rumus terkenalnya, hukum relativitas, membuktikan kalau massa kecil bisa diubah jadi energi yang sangat luar biasa raksasa.

“Oooh… denger-denger nama Oppa Oppenheimer itu ya, Pak?” potong Arie antusias.”Sok tahu kau, Rief! Oppenheimer bukan Oppa-oppa Korea!” celetuk Narto menepok bahu Arief. “Betul kata Narto,” lanjut Pak Dermawan tertawa. “J.Robert Oppenheimer itu fisikawan AS yang memimpin Manhattan Project saat Perang Dunia II”.

Baca juga :

  1. Secangkir Kopi Pahit Hangat
  2. Hari Lingkungan Hidup 2026 : KIH Sumut dan PLN Tanam 250 Pohon di Belawan Lawan Triple Plenatary Crisis
  3. Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
  4. Zakat, Wakaf, Infak, Sedekah Dan Ekonomi Syariah Memberi Keadilan Sosial Kepada Umat

“Dialah yang sering dijuluki ‘Bapak Bom Nuklir’ karena berhasil merancang bom atom pertama, yang menjadi korbannya,  Kota Hirosima dan Nagasaki, jutaan yang mati dan cacat. Tapi ingat, reaksi pembelahan intinya sendiri ditemukan oleh Otto Hahn dan Fritz Strassmann.””Tapi Pak,” sela Dadang penasaran.

“Kenapa dinamai ‘Nuklir’?. Apa hubungannya sama Nukia… HP jadul itu? “Plak! Narto menepuk jidatnya sendiri. “Itu NOKIA, Tok! Bukan Nuklir!” seru Dadang gemas. “Nuklir itu dari kata nucleus, artinya inti atom! Makanya kalau meledak, intinya membelah terus bikin efek domino luar biasa parah”.

“Oalah… tak kira sodaranya Nokia,” jawab Narto ringan. Pak Dollah menyandarkan badan ke meja. “Tapi ya, kalau dipikir-pikir… AS, Israel, Iran itu sibuk pamer senjata tercanggih. Ada sistem pertahanan rudal Iron Dome, ada rudal balistik Fattah, ada jet tempur F-35. Tapi di warung kita ini, senjata paling ampuh itu cuma satu..,”Apa itu Wak?” tanya Arief, Dadang, dan Narto serempak. Pak Dollah menunjuk ke arah papan tulis kecil di pojok dinding warung.

“Tuh! Buku Catatan Bon Mbak Lastri! Begitu Mbak Lastri buka itu buku, jangankan Arief,  Narto atau Dadang, jet tempur F-35 pun langsung balik arah balik ke pangkalan!” Seluruh warung seketika meledak dalam tawa. Mbak Lastri hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil menyodorkan bakwan hangat ke meja mereka.

  • Penulis : Tauhid Ichyar
  • Anggota Sosial dan Kebencanaan MUI Sumut , Pemerhati Lingkungan Sosial Masyarakat

Persatuan News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed