Medan-persatuannews.com.Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara menggelar Bimbingan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Bimtek Jitupasna) Tahun 2026.
Pelaksanaan Bimtek Jitupasna berlangsung pada 18 s.d 21 Agustus 2026 bertempat di Kantor BPSDM Provinsi Sumatera Utara.
Dibuka Resmi Kepala BPBD Sumut.
Acara pembukaan pada Selasa, 18 Agustus 2026, dibuka secara resmi oleh Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara, Tuahta Ramajaya Saragih, AP.
Dalam sambutannya, Tuahta menegaskan bahwa Pengkajian Kebutuhan Pascabencana atau Jitupasna memiliki peran yang sangat strategis.
“Mengingat Sumatera Utara di akhir Tahun 2025 lalu mengalami kejadian bencana yang menimbulkan dampak kerusakan, kerugian serta kebutuhan pemulihan pada 19 kabupaten/kota. Untuk itu Jitupasna menjadi salah satu tahapan penting untuk memperoleh gambaran kebutuhan pascabencana secara sistematis dan komprehensif,” ujarnya.
Baca juga :
- Secangkir Kopi Pahit Hangat
- Hari Lingkungan Hidup 2026 : KIH Sumut dan PLN Tanam 250 Pohon di Belawan Lawan Triple Plenatary Crisis
- Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
- Zakat, Wakaf, Infak, Sedekah Dan Ekonomi Syariah Memberi Keadilan Sosial Kepada Umat
Ia menambahkan, hasil Jitupasna akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pemulihan serta mendukung perencanaan dan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kompetensi ASN, serta memperkuat jejaring, koordinasi, dan kolaborasi antar perangkat daerah dan antar kabupaten/kota.
Sasaran pengkajian mencakup semua sektor, antara lain: sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus, menyampaikan skema pembelajaran Bimtek Jitupasna menggunakan sistem Corporate University dengan 3 pendekatan:
1. Formal Learning
2. Social Learning
3. Experiential Learning
Bimtek ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan BPBD kabupaten/kota terdampak bencana.
Sebagai narasumber dihadirkan perwakilan dari Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Pusdiklat BNPB, dan BPSDM Provinsi Sumatera Utara.
Dengan adanya Bimtek Jitupasna ini, diharapkan penanganan pascabencana di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Pewarta : M. Ash-Shiddiqi
Editor: Abdul Aziz








![Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia [PB ISMI] kembali menggelar kegiatan sosial keagamaan](https://persatuannews.com/wp-content/uploads/2026/05/Pengurus-Besar-Ikatan-Sarjana-Melayu-Indonesia-PB-ISMI-kembali-menggelar-kegiatan-sosial-keagamaan-300x178.webp)



