MEDAN-persatuannews.com. Bencana angin puting beliung menerjang kawasan Jalan STM Ujung Kanal dan menyebabkan sebanyak 130 rumah warga mengalami kerusakan. Dari total bangunan terdampak tersebut, 3 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman angin kencang.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggap darurat, LAZ Persis Sumut dan Persistri turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan pangan darurat berupa beras, mie instan, dan telur diserahkan secara langsung kepada Camat dan Lurah Suka Maju untuk diberikan kepada tiga keluarga yang rumahnya mengalami rusak berat. Penyerahan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok harian para korban di tengah situasi sulit pascabencana.

Koordinator Lapangan LAZ Persis Sumut, Agung Prayogo didamping Joko Imawan, Oto Suyadi, Yusniara Abdullah, Nur Ainun dan Pemuda Persis Sumut menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan tahap awal bantuan pascabencana. “LAZ Persis bersama Persis dan Persistri hari ini memberikan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari”.
Baca juga :
- Secangkir Kopi Pahit Hangat
- Hari Lingkungan Hidup 2026 : KIH Sumut dan PLN Tanam 250 Pohon di Belawan Lawan Triple Plenatary Crisis
- Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
- Zakat, Wakaf, Infak, Sedekah Dan Ekonomi Syariah Memberi Keadilan Sosial Kepada Umat
“InsyaAllah kami juga akan menggalang donasi untuk membantu rehabilitasi rumah warga yang rusak lewat penggalangan Dana Umat,” ujar Agung saat penyerahan bantuan di Lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Medan Johor, Iqbal Rivai Nasution, Lurah Suka Maju Muhammad Iqbal Samosir dan Kepala Lingkungan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian para dermawan dan relawan. Mewakili masyarakat terdampak, beliau mengucapkan, “terima kasih atas bantuan pangan yang disalurkan, yang dinilai sangat membantu meringankan beban warga di masa kritis pascabencana”.
Selain penyerahan bahan pokok, tim relawan gabungan LAZ Persis Sumut bersama Camat, Lurah dan Kepala lingkungan setempat terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak di lapangan guna menginventarisasi kebutuhan mendesak lainnya selama masa pemulihan.
Pewarta : M. Ash-Shiddiqi
Editor: Tauhid Ichyar










