Kehadiran Persis Peduli Sumatera Di Bumi Serambi Mekah

Sejak awal bencana terjadi, Persis Peduli Sumatera, telah memberi tugas kepada Sigab Bencana Persis dari Bandung, Kota Tasikmalaya, Garut,Ciamis dan Jakarta. Sebanyak 26 personil dikerahkan dalam memberi bantuan logistic, relawan pekerja dilapangan, dan Pendidikan untuk anak-anak terdampak.

Kuwala Simpang-persatuannews.com. Sebagaimana kita ketahui banjir besar yang membawa lumpur tebal terjadi diakhir tahun 2025. Banjir ini telah memporakporandakan Wilayah Aceh Tamiang. Di awal tahun ‘26 ini, Aceh Tamiang, kembali terendam banjir akibat tanggul yang jebol. Debit air meluap dan kembali merendam pemukiman penduduk setempat.

Masyarakat menyebutkan insiden tanggul jebol di Kampung Raja itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 18.00 WIB. Banjir semakin meluas pada pukul 21.00 WIB, Kamis (1/1/26). Terlihat air keruh berlumpur mengaliri permukaan Sungai.

Baca juga :

  1. Sosialisasi 4 Pilar Bersama Guru, Senator M Nuh Tekankan Pentingnya Literasi dan Mitigasi Bencana di Sekolah
  2. PERSIS PEDULI Gerakkan Bantuan dan Penggalangan Dana Bencana Sumatera dan Aceh
  3. Persis Sumut Berbagi Sembago di beberapa Desa Terdampak Banjir

Banjir susulan ini diperkirakan warga kiriman dari wilayah hulu sungai akibat hujan deras di pegunungan. Masyarakat mengungkapkan akibat banjir bandang pada 26 November 2025 lalu banyak titik tanggul sungai di pesisir Kecamatan Bendahara rusak dan belum sempat diperbaiki.

Di Desa Kota Lintang di Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, mengalami banjir bandang parah akibat meluapnya Sungai Tamiang pada akhir November 2025, menyebabkan banyak rumah rusak dan hanyut, serta infrastruktur lumpuh. Banjir ini berdampak besar pada warga setempat, terutama di area Kota Lintang Bawah (Koliba).

PW Persistri Aceh memberikan Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Pendidikan Pasca Banjir

Tim Logistik Persis Peduli Sumatera pagi ini Sabtu (3/1/’26) melakukan kunjungan memberikan bantuan kemanusiaan yang terdiri dari; Tauhid Ichyar, Mawardi Tanjung, Otto Sujadi, Yusniara Abdullah dan Suheimi untuk kelanjutan pengiriman bantuan kemanusiaan.

Paket diberikan berupa; kain sarung, jlbab, pakaian dalam laki-laki dan perempuan serta obat-obatan yang diterima Dedy Sulaiman Rambe, pengusaha Apotik Ririn 2, “Alhamdulillah, Masyarakat saat ini memang membutuhkan ini, paket bantuan ini segera kami bagikan. Beberapa rumah Qur’an butuh jilbab dan kain sarung untuk mengaji, bila ada Al-Qur’an, saat banjir banyak yang terendam”, ujarnya sambil menerima bantuan yang diberikan.

Sigab Persis, memberikan bantuan kemanusian dan membangun Huntara

“Kami sarankan bila Lembaga ingin membantu lagi, tolonglah berikan uang kepada mereka, saat ini mereka kehilangan pekerjaan, lihatlah disepanjang jalan, banyak yang menjadi pengemis, tanyakan kekelurahan datanya,”, ujar Haris Nasution, pekerja Medis disalah satu RS. Lanjutnya lagi, “ efektifnya sebaiknya jangan kekelurahan, langsung kepada orangnya,” ujar Haris.

Sementara sejak awal bencana terjadi, Persis Peduli Sumatera, telah memberi tugas kepada Sigab Bencana Persis dari Bandung, Kota Tasikmalaya, Garut,Ciamis dan Jakarta. Sebanyak 26 personil dikerahkan dalam memberi bantuan logistic, relawan pekerja dilapangan, dan Pendidikan untuk anak-anak terdampak.

Persis Peduli Sumatera membangunan Huntara.

Kehadiran Persis Peduli Sumatera dibumi Serambi Mekkah juga membangun beberapa Huntara untuk masyarakat tedampak disertai dengan hadirnya Ibu-ibu Persitri Aceh yang diketuai Ustazah Julina Rahmati di Desa Maunasah Lhok Kecamatan Meureudu Pidie Jaya pada Rabu (1/1/26) memberikan bantuan kemanusia dan Pendidikan kepada anak-anak.

  • Pewarta : Adi Syahputra Nst
  • Editor: M Ashshiddiqi