Jendela Fajar : Dikeheningan Malam

Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini dikerjakan di malam hari setelah tidur, biasanya di sepertiga malam terakhir, ketika suasana dunia tenang dan sepi.

Agama, Berita, Pencerahan31 Dilihat

MEDAN-persatuannews.com. Dikeheningan malam, saat terlelap nyenyak dalam mimpi indah, sejenak sambutlah dering alarm untuk segera terjaga. Bersegeralah tinggalkan tempat tidur, mandi, beruduk, tegakan tahajud, hidupkan komunikasi pada-Nya.

Allah ﷻ berfirman :

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍآخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُحْسِنِينَ كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (Surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam;

Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (QS Adz-Dzaariyaat 51: 15-19).

Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini dikerjakan di malam hari setelah tidur, biasanya di sepertiga malam terakhir, ketika suasana dunia tenang dan sepi.

Bagi umat Islam yang rutin melaksanakan sholat tahajud memberikan berbagai manfaat yang luar biasa, baik secara spiritual, mental, maupun fisik.

Allah ﷻ berfirman :

وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا

Artinya : “Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka.” (QS Al-Furqaan 25:64)

Sesungguhnya kasih sayang Allah menanti setiap hamba untuk mendekat. Semua tergantung kepada keputusan diri untuk menyambutnya atau menjauh dari-Nya.

Dalam kesendirian tak selamanya menjemukan. Tanyalah kepada para pecinta malam yang terhanyut dalam tahajud dan keintiman dengan Robb-nya.

Allah ﷻ berfirman dalam memuji dan menyanjung mereka:

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya : “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka.

Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”(QS As-Sajdah 32: 16-17)

Baca juga :

  1. Secangkir Kopi Pahit Hangat
  2. Hari Lingkungan Hidup 2026 : KIH Sumut dan PLN Tanam 250 Pohon di Belawan Lawan Triple Plenatary Crisis
  3. Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
  4. Zakat, Wakaf, Infak, Sedekah Dan Ekonomi Syariah Memberi Keadilan Sosial Kepada Umat

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud dengan apa yang mereka lakukan adalah shalat malam dan meninggalkan tidur serta berbaring di atas tempat tidur yang empuk.” (Tafsiir Ibni Katsir (VI/363).

Al-‘Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan balasan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa.

Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan gundah gulana mereka di atas tempat tidur saat bangun untuk melakukan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga.”

Rasulullah ﷺ senantiasa menganjurkan kepada para Sahabatnya untuk melakukan shalat malam. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ.

Artinya : “Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR. Muslim)

Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu ia menuturkan pula, Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلاَ إِنَّ اللهَ يَضْحَكُ إِلَى رَجُلَيْنِ: رَجُلٌ قَـامَ فِيْ لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ مِنْ فِرَاشِهِ وَلِحَافِهِ وَدِثَارِهِ، فَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ، فَيَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَلاَئِكَتِهِ: مَا حَمَلَ عَـبْدِيْ هَذَا عَلَى مَا صَنَعَ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: رَبُّنَا رَجَاءً مَا عِنْدَكَ وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدَكَ، فَيَقُوْلُ: فَإِنِّي قَدْ أَعْطَيْتُهُ مَا رَجَا وَأَمَّنْتُهُ مِمَّا يُخَافُ.

Artinya : “Ketahuilah, sesungguhnya Allah tertawa terhadap dua orang laki-laki: Seseorang yang bangun pada malam yang dingin dari ranjang dan selimutnya, lalu ia berwudhu’ dan melakukan shalat. Allah ﷻ berfirman kepada para Malaikat-Nya,

‘Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan ini?’ Mereka menjawab, ‘Wahai Rabb kami, ia melakukan ini karena mengharap apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu pula.’ Allah berfirman, ‘Sesungguhnya Aku telah memberikan kepadanya apa yang ia harapkan dan memberikan rasa aman dari apa yang ia takutkan.‘”( HR. Ahmad, (I/416), Ibnu Hibban (VI/297)

Semoga Allah ﷻ membimbing kita dengan petunjuk dan hidayah-Nya, mampu menghidupkan malam-malam dengan mendekatkan diri lewat sholat tahajud.

  • Penulis : Tauhid Ichyar
  • Ka. Kantor LAZ Persis Sumut, Anggota MUI Sumut

Persatuan News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *