Medan-persatuannews.com. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen dan aksi nyata dalam menghadapi Triple Planetary Crisis. Krisis rangkap tiga itu meliputi perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, serta polusi dan sampah.
Kesadaran ini menjadi tugas bersama. Menjaga lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui langkah-langkah konkret yang berkelanjutan.
Dengan semangat itu, Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara (KIH Sumut) berkolaborasi dengan PLN UP Belawan, Kelompok Tani Sicanang, para penggiat lingkungan, pelajar, mahasiswa dari Universitas Dharmawangsa, Masyarakat Peduli Lingkungan, TAGANA Kota Medan, Kelompok Mangrove Sicanang, Mangrove Bina Kasih, Komisi Sosial Bencana MUI Sumut, Infokomdigi MUI Sumut, Forsa-UMA, LAZ Persis serta Persis Peduli Lingkungan.
Bersama-sama mereka melakukan penanaman pohon dan buah di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Senin 29 Juni 2026.
Baca juga :
- Pesan KH Jeje Zaenudin di Muktamar XIV: Saatnya Pemuda PERSIS Tampil di Panggung Peradaban Dunia
- Transformasi Gerakan Jam’iyah: Sebuah Keniscayaan
- Dolar Dalam Konflik AS,Israel-Iran
- Dahsyatnya Pusaran Agin Puting Beliung dan Siklon Tropis
Bukan Monokultur, Tapi Keanekaragaman Hayati
Sebanyak 250 pohon ditanam dalam aksi ini. Rinciannya: 200 batang kelapa jenis pandan dan 50 pohon jambu madu.
Koordinator Eksekutif KIH Sumut, Iskandar Sulaiman, menjelaskan bahwa kerja sama dengan PLN UP Belawan sudah berjalan beberapa tahun.

“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan keanekaragaman hayati, bukan monokultur. Tujuannya agar alam tetap terjaga dan hasil hilirisasinya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Kandar.
“Kalau kelapa pandan tumbuh subur, mulai dari akar hingga daunnya bermanfaat. Ini investasi jangka panjang untuk warga pesisir,” tambahnya.
PLN: Komitmen Redam Krisis Iklim
H.T. Chairun Niza, selaku Manager Bisnis Support PT. PLN Nusantara Power UP Belawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini.
“Kami senang bisa bekerja sama dengan para penggiat lingkungan. PLN sangat konsen pada isu ini. Melalui kerja sama seperti ini kita bisa memperlambat laju perubahan iklim yang saat ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.
Aksi ini juga dihadiri Tauhid Ichyar dari Komisi Sosial Bencana MUI Sumut, Mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Reta Sihite, Abdul Aziz Sekretaris Bidang Infokomdigi MUI Sumut yang juga Ormas Persis Peduli Lingkungan, serta undangan lainnya. Eko Hendro selaku PIC kegiatan menegaskan bahwa keberlanjutan aksi ini bergantung pada perawatan bersama warga.
“Kerja sama dengan warga menjadi kunci. Mari kita rawat tanaman ini agar benar-benar tumbuh dan bermanfaat bagi Sicanang ke depan,” tutupnya.
Pewarta: M.Ash-Shiddiqy
Editor: Abdul Aziz











